KAREBAKALTIM.com – Bontang masih kekurangan air bersih saat ini. Apalagi Perumda Tirta Taman menekankan kondisi saat ini minus 200 liter per detik. Beberapa program mulai berjalan dan masih dalam perencanaan. Mulai dari pemanfaatan void tambang hingga pembangunan bendung gerak.
Namun Ketua Komisi III DRPD Amir Tosina mempertanyakan kapan Bontang mendapat suplai dari SPAM Marangkayu. “Sampai saat ini belum diketahui kapan ada pasokan dari SPAM Marangkayu,” keluhnya.
Terkait pembangunan pun juga tidak ada informasi lanjut. Ia pun meminta dinas terkait untuk bersikap tegas. Menanyakan ke pemprov terkait rencana ini. Sebab kehadiran SPAM Marangkayu nantinya sangat dibutuhkan.
“Apalagi kebutuhan air bersih itu sangat vital,” sebutnya.
Hingga saat ini masih ada wilayah yang belum bisa disuplai dari Perumda Tirta Taman tiap hari. Sehingga warga harus menampung air bersih ketika mendapatkan giliran jadwal mengalir.
“Kondisi seperti itu tidak boleh dibiarkan. Harus ada solusi cepat,” terangnya.
Kewenangan untuk pembangunan SPAM Marangkayu ini menjadi ranah pemprov Kaltim. Saat ini progresnya masih di konsultan jasa penilai KJPP lahan dan penyusunan angka kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan (AKNOP).
Penulis : Aji




