SAMARINDA – Jelang Pemilu Serentak 2024, aparatur sipil negara (ASN) diharapkan agar lebih bijaksana memakai teknologi informasi.
Salah satunya yakni berhati-hati saat menggunakan media sosial. ASN diharapkan tak sembarangan untuk menggerakkan jari-jari tangannya saat memakai handphone.
“Ini masuk musim politik. Kita bangun demokrasi dengan membangun netralitas. Hati-hati bersosial media,” tutur Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Dr Akmal Malik, belum lama ini di Samarinda.
Akmal berpendapat berhati-hati memakai jari, karena terkadang jari senantiasa gatal saat menggunakan sosial media, bahkan sampai terbawa suasana.
Akmal mengaku lebih banyak memakai handphone menggunakan tangan kiri, supaya tak sembarangan like atau suka.
Menurutnya, siapa pun pasti membutuhkan hiburan dengan menonton video yang ada di handphone, namun harus berhati-hati.
Termasuk juga saat berkomentar maupun ikut-ikutan untuk menyebarluaskan informasi yang tak jelas sumbernya, bahkan info yang disampaikan belum tentu kebenarannya.
“Makanya, harus berhati-hati. Jika sekali terpencet like atau suka, bisa langsung disebut pendukung. Jadi hati-hati,” imbaunya.
Oleh sebab itu, dirinya meminta agar memaksimalkan kualitas pelayanan berdasarkan tupoksi masing-masing.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



