SAMARINDA – Suksesnya penyelanggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024, tak hanya semata-mata terpilihnya pemimpin dan wakil rakyat, namun juga kondisi aman serta damai jadi kunci utamanya.
Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik senantiasa mengingatkan bagaimana Pemilu agar pemilihan presiden/wakil presiden (Pilpres) maupun pemilihan anggota legislatif (Pileg), termasuk juga pemilihan kepala daerah (Pilkada) yakni gubernur, bupati, serta walikota pada 2024.
Oleh sebab itu, Akmal Malik mengajak masyarakat Kaltim agar ikut menyukseskan Pilpres, Pileg dan Pilkada serentak 2024 secara damai serta saling menghargai pilihannya masing-masing.
Dengan begitu pesta demokrasi yang dilaksanakan 5 tahun sekali ini akan berjalan lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin negara,wakil rakyat maupun kepala daerah yang berkualitas serta amanah.
“Kita harap masyarakat Kaltim ikut terlibat menyukseskan pesta demokrasi 2024 dengan ikut menciptakan, menjaga dan memeilihara kondusifitas daerah,” ujar Akmal Malik setelah melakukan peninjauan di kantor KPU Kota Samarinda, Selasa (21/11/2023).
Selain itu, Akmal memiliki harapan warga Benua Etam jadi pemilih yang cerdas dalam memakai hak pilihnya dengan baik.
Sebab hak pilih sebagai hak azasi yang paling azasi, maka pakailah hak pilihnya dengan baik berdasarkan hati nurani.
Dengan menyadari hak serta kewajiban menjadi warga negara, Dirjen Otda Kemendagri juga yakin tingkat partisipasi pemilih, termasuk juga pemilih pemula di Kaltim akan meningkat.
“Partisipasi Pemilu 2024 bisa meningkat, karena targetnya adalah 79 persen,” ujarnya.
Dia menyebutkan hal ini tak mudah, maka penyelenggara Pemilu harus lebih intensif mengadakan pendekatan kepada masyarakat lewat sosialisasi, khususnya generasi muda yang menjadi pemilih pemula.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



