Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik membuka Rembuk Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur 2023 secara virtual dari rumah jabatan Gubernur Kaltim yang berlokasi di Komplek Pendopo Odah Etam, Samarinda, beberapa waktu lalu.
Rembuk Pendidikan ini digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim dengan mengusung tema “Pendidikan untuk akselerasi transformasi peradaban masyarakat Kaltim menuju Indonesia Emas 2045″ dilaksanakan di Borneo Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, beberapa waktu lalu.
Pj Gubernur Akmal Malik menuturksn Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan sambutan baik serta memberi apresiasi yang tinggi atas dilaksanakannya Rembuk Pendidikan Kaltim 2023 ini.
“Tema yang diangkat sangat berat, tetapi lebih baik seperti itu, dan mudah-mudahan bisa mengingatkan kita bersama betapa beratnya membangun dunia pendidikan yang maju di Kaltim dan Indonesia,” tuturnya.
Akmal Malik menyebutkan lewat Rembuk Pendidikan ini harapannya insan pendidikan di Kaltim mempunyai perspektif yang sama bahwa pendidikan sebagai pilar utama dari pembangunan suatu bangsa.
“Rembuk pendidikan ini merupakan ikhtiar bersama bagi kita untuk membangun SDM yang unggul di Kaltim,” ujarnya.
Harapannya bisa menghasilkan pemikiran yang maju, strategis serta dapat berlangsung lancar serta sukses.
Selain itu juga sebagai kunci utama serta bersama untuk masyarakat Kaltim demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yakni menjadikan negara yang tangguh dan inklusif.
Selain itu juga bertransformasi menuju masyarakat Indonesia yang modern serta maju.
Kaltim sudah berinvestasi pada pembangunan sumber daya manusia, lewat pemberian Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) yang sudah berlangsung sejak 2019 sampai saat ini.
Total anggaran yang dialokasikan yaitu sebesar Rp1,2 triliun serta total penerima beasiswa yakni sekitar 176 ribu lebih pelajar maupun mahasiswa dari berbagai jenjang dan strata pendidikan. Mereka adalah putra putri Kalimantan Timur.
“Kedepan dan kembali melalui rembuk pendidikan ini, kita berharap semua pemangku kepentingan di Kaltim agar bisa meningkatkan akses pendidikan, karena hak rakyat Kaltim mendapatkan prndidikan adilbdan merata,” ujar Dirjen Otda Kemendagri ini.
Tak hanya pengajaran saja, namun juga meningkatkan kualitas pendidikan, mendorong inovasi dan riset.
Membangun karakter kepemimpinan, mendorong partisipasi dari seluruh pihak supaya ikut berperan aktif dalam pembangunan pendidikan.
Hadir dalam acara ini diantaranya legislator asal Kaltim dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawasan beserta denga jajarannya, peserta dari unsur Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se Kaltim.
Selain itu juga hadir Rektor dan perwakilan perguruan tinggi dan swasta di Kaltim, Dewan Pendidikan Kaltim dan Kabupaten/Kota, PGRI Kaltim dan Kabupaten/Kota, dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



