Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Dr Akmal Malik menerima kedatangan audiensi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Operasional Kalimantan Timur.
Pertemuan tersebut digelar di ruang kerja Gubernur, lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, beberapa waktu lalu.
Pj Gubernur Akmal Malik memberikan sambutan baik kepada audiensi jajaran SKK Migas dan KKK Wilayah Operasional Kaltim yang dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan SKK Migas wilayah Kalimantan-Sulawesi Azhari Idris.
Pj Gubernur Kaltim juga menyampaikan paparan singkat tentang Operasional Hulu Migas Wilayah Kalimantan Timur serta potensi minyak dan gas bumi di wilayah Kaltim.
Pihaknya akan memberikan support dari sisi pemerintahan. Berdasarkan otorisasi serta kewenangan yang dipunyai oleh pemerintah daerah. Sebab seperti diketahui, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memiliki wewenang yang terbatas.
“Silahkan teman-teman melaksanakan pekerjaannya sebaik-baiknya,” ujar Akmal Malik.
Usai melihat serta mendengarkan arah kebijakan ke depan secara makro SKK Migas di Kalimantan Timur, Akmal Malik menyebutkan bahwa mewakili masyarakat Kaltim tentu sangat bahagia sebab daerah ini mempunyai potensi yang bagus.
Harapannya potensi ini bisa memberi kebahagiaan untuk semua pihak, tak hanya berbicara untuk Kaltim namun juga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Bagi kami, protes yang sering muncul adalah dampaknya ke Kaltim sering dipertanyakan. Nanti hadirnya Ibu Kota Nusantara atau IKN ini, daerah-daerah disekitarnya jangan sampai terjadi Jabodetabek kedua di IKN,” tuturnya.
Jadi daerah-daerah sekitar IKN harus dipersiapkan dengan baik. Sehingga tak terjadi disparitas yang tinggi antara IKN dengan wilayah-wilayah yang ada disekitarnya.
“Kalau bapak-bapak punya CSR tolong dibantu pemerintah daerah untuk pengembangan wilayah sekitar IKN,” ucapnya.
Turut mendampingi Pj Gubernur yakni Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Puguh Harjanto beserta perwakilan dari Dinas ESDM.
(Eny/Advertorial/Diskominfo Kaltim)



