Samarinda – Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai peringkat 24 dengan raihan 1 medali perak dan 3 medali perunggu dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVII Sumbar 2022 lalu.
Raihan ini menjadi catatan penting Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim untuk lebih serius mencetak atlet dan peningkatan kemampuan dalam berkompetisi.
Dalam persiapan untuk tahun ini, 130 atlet yang terbagi dalam 13 cabang olahraga diharapkan dapat meningkatkan pencapaian mereka. Namun, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma (AHK), mengakui bahwa persiapan saat ini masih belum memadai. Agus Hari mengharapkan agar pemusatan latihan dapat dilakukan sebelum keberangkatan, tetapi ini memerlukan perencanaan yang matang terutama dalam hal penganggaran.
“Jika persiapan terus seperti ini, maka hasilnya juga akan terhambat,” kata dia.
Agus juga mempertanyakan apakah atlet mahasiswa berprestasi dapat diberikan dispensasi khusus dalam proses kuliah mereka. Ia meminta agar ada jenis kebijakan khusus bagi mahasiswa yang juga merupakan atlet, seperti perkuliahan online. Menurut dia, idealnya seorang atlet pelajar seharusnya menghabiskan 70% waktunya untuk latihan dan 30% sisanya untuk belajar.
“Atau mungkin kita bisa mempertimbangkan ‘Kejar Paket D’, seperti yang ada untuk jenjang pendidikan lainnya, yaitu Paket A, B, dan C bagi mahasiswa yang juga atlet. Apa pendapat Anda?” katanya.
Meskipun terdengar seperti candaan, Ia mengatakan bahwa ia akan membahas ini dengan pihak-pihak terkait, termasuk KONI Kaltim. Pembinaan atlet mahasiswa, selain dilakukan oleh Dispora, juga ada di bawah naungan KONI.
Menanggapi saran ini, Rektor Unmul, Abdunnur, mengatakan bahwa kampus tetap memberikan keleluasaan bagi mahasiswanya yang menjadi atlet. Mereka diberikan dispensasi saat terdapat kegiatan-kegiatan olahraga dan kebijakan lainnya yang mendukung prestasi olahraga mahasiswa.
“Kami memberikan hak istimewa bagi mahasiswa berprestasi, yang sesuai dengan program latihan dan kegiatan olahraga lainnya. Kami berkomitmen mendukung mahasiswa dalam meningkatkan prestasi olahraganya,” demikian Abdunnur. (Adv)
