Samarinda – Dewan Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim berhasil menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) khusus atlet muda yang melibatkan enam cabang olahraga (cabor). Ajang ini digelar dalam rangka meningkatkan potensi atlet usia dini di Kalimantan Timur (Kaltim),
Ketua Umum (Ketum) DBON Kaltim, Zairin Zain, menjelaskan bahwa sekitar 1.650 atlet usia dini telah turut serta dalam Kejurprov ini, yang berlangsung pada tanggal 20 Oktober 2023.
“Kami melibatkan generasi muda dalam acara ini, melibatkan enam cabang olahraga, yaitu bulu tangkis, atletik, gulat, pencak silat, taekwondo, dan kempo,” ujar Zairin, 30 Oktober 2023.
Dari keenam cabang olahraga tersebut, akan dipilih 10 atlet putra dan 10 atlet putri terbaik dari masing-masing cabor, sehingga total ada 120 atlet yang akan diberikan pelatihan lebih lanjut guna mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi tingkat regional, nasional, dan bahkan internasional.
Zairin menegaskan, pihaknya akan memilih dan mengasah atlet-atlet yang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat internasional.
“Berdasarkan data kami, atlet yang berkompetisi dalam Kejurprov ini memiliki potensi untuk tampil dalam kejuaraan dunia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zairin menjelaskan bahwa program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pembinaan atlet usia dini yang dipilih berdasarkan bakat dan minat mereka dalam olahraga.
Selanjutnya, para atlet akan menjalani uji sport sains, kendati saat ini DBON Kaltim belum memiliki fasilitas yang cukup.
“Insya Allah, tahun depan kami akan mengajukan permintaan kepada gubernur untuk membeli alat-alat tersebut. Alat uji sport sains akan menjadi yang pertama di Kaltim jika disetujui,” terangnya.
Sementara beberapa daerah, seperti Surabaya, Semarang, dan Jakarta, telah memiliki fasilitas serupa, Zairin berharap bahwa kehadiran fasilitas ini di Kaltim akan membantu dalam pengembangan pembinaan atlet.
Dari keseluruhan program pembinaan ini, Zairin berkomitmen memberikan bonus kepada atlet yang berhasil terpilih untuk bergabung dalam program pembinaan DBON, sebagai bagian dari persiapan mereka menuju kompetisi bergengsi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kusuma, juga meminta agar kejuaraan untuk anak usia dini bisa diadakan lebih sering.
“Karena kejuaraan atlet usia dini ini jarang terjadi, kami berharap hasil dari kejuaraan ini akan mencetak atlet bermental juara sebanyak mungkin,” katanya.
Pembagian lokasi pertandingan juga telah ditentukan, dengan cabang olahraga kempo, pencak silat, dan taekwondo berlangsung di Komplek Polder Air Hitam, sementara cabor bulu tangkis, atletik, dan gulat akan berkompetisi di Stadion Kadrie Oening. (Adv/DisporaKaltim)
